Pantai Atuh, Nusa Penida

Napas sudah setengah terengah-engah, tapi yang dicari belum juga tampak. Saya kembali mengecek ponsel berharap ada sinyal untuk mencari arah. Ah, sinyal sial! Ia ikut mengering di padang rumput tandus ini. Kiki, adik saya yang menjadi patner perjalanan kali ini, mencoba meyakinkan bahwa jalan setapak yang dipilihnya benar.  Kami pun kembali melangkah sambil menyisakan beberapa teguk air mineral. Sesekali saya mengambil gambar panorama yang memang indah dari atas punggungan. Hamparan laut, langit biru, tebing-tebing karang, dan rerumput yang mengering menjadi pelipur mata. Tak terbayangkan keindahan macam apa yang […cerita lanjutnya SURGA TERSEMBUNYI DI BARAT DAYA NUSA PENIDA ]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s