BATANTA, RAJA AMPAT

This slideshow requires JavaScript.

Pak Francis mempererat persilangan tangan di depan dadanya. Tubuh berisinya tampak sedikit gemetar. Kaus hitam tanpa lengan yang dikenakan Pak Francis pagi itu tidak cukup menahan udara yang tiba-tiba menyejuk. Namun, ia harus tetap berdiri di anjungan kapal sebagai mata pengganti Pak Noak yg mengemudikan mesin di belakang. Suara lirih mesin kapal Pak Noak membelah keheningan hutan bakau di Pulau Batanta, Raja Ampat, Papua [Selanjutnya klik…]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s